IndonesiaReview

    Review BNI (Bank Negara Indonesia)

    Setiap orang tentunya memiliki mimpi dan tujuan keuangan yang ingin segera diwujudkan dalam rangka menunjang kehidupan yang lebih baik. Memiliki rumah di kawasan tertentu, kendaraan, menikah di tempat yang telah lama diidam-idamkan, biaya pendidikan yang menjulang, hingga berlibur ke pulau terpencil bisa jadi merupakan sebagian dari impian yang ingin Anda lakukan di masa mendatang. Dengan segala kebutuhan dan tagihan yang saat ini harus Anda penuhi, sangat mungkin jika Anda menemukan kebingungan tentang bagaimana cara memulai menyiapkan strategi untuk mencapai mimpi tersebut. Utang yang mengikat tentu bukan merupakan pilihan karena pembiayaan melalui 'gali lubang, tutup lubang' tentu bukanlah opsi yang tepat untuk dilakukan. Dengan permasalahan pengelolaan keuangan yang kerap dihadapi masyarakat Indonesia, menabung tentu merupakan hal absolut yang harus dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan saat ini, maupun kebutuhan di masa mendatang. Dengan tersedianya beragam pilihan Bank yang menyediakan produk sejenis, merupakan hal yang bijak bagi Anda untuk mengenali lebih dalam mekanisme, pengelolaan, termasuk produk yang ditawarkan dari suatu Bank tertentu sebelum Anda menjadi nasabah dan mempercayakan keuangan Anda pada perusahaan tersebut.

    Tentang BNI

    PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk yang selanjutnya disebut BNI, pada awalnya didirikan sebagai Bank sentral Indonesia dengan nama "Bank Negara Indonesia". Selanjutnya, berdasarkan Undang-Undang No. 17 tahun 1968, BNI ditetapkan menjadi "Bank Negara Indonesia 1946", dan statusnya berganti menjadi Bank Umum Milik Negara. BNI merupakan Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertama yang menjadi perusahaan publik setelah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tahun 1996. Dalam rangka memperkuat struktur keuangan dan daya saingnya di tengah industri perbankan nasional, BNI melakukan sejumlah aksi korporasi, termasuk rekapitalisasi oleh Pemerintah yang dilakukan pada tahun 1999, divestasi saham Pemerintah di tahun 2007, serta penawaran umum saham terbatas yang dilakukan pada tahun 2010. Saat ini, 60% saham-saham BNI dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia, sedangkan 40% sisanya dimiliki oleh masyarakat, baik secara individu maupun institusi, termasuk domestik maupun asing. Tercatat sebagai Bank nasional terbesar urutan empat di Indonesia (dinilai dari total aset, total kredit maupun total dana pihak ketiga), BNI terus berupaya memberikan layanan finansial terpadu dengan didukung oleh sejumlah perusahaan anak, diantaranya Bank BNI Syariah, BNI Multifinance, BNI Sekuritas, BNI Life Insurance, dan BNI Remittance.

    platform 

    Produk BNI

    BNI menawarkan layanan penyimpanan dana maupun fasilitas pinjaman, baik pada segmen korporasi, menengah, hingga UMKM ataupun secara individual. Beberapa produk dan layanan terbaik telah melalui berbagai pertimbangan dan disesuaikan dengan kebutuhan nasabah sejak kecil, remaja, dewasa, hingga pensiun. Produk tersebut termasuk BNI Taplus yang memberi nilai tambah kepada nasabahnya berupa suku bunga progresif dan tingkat bunga menarik, termasuk keterlibatan program undian berhadiah, BNI Taplus Muda yang secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak muda berusia 15-25 tahun, BNI Tappa yang diperuntukkan bagi pegawai perusahaan tertentu yang menjalin kerja sama dengan BNI, dimana tabungan tersebut juga berfungsi sebagai kartu identitas pegawai, BNI Tapma (Taplus Mahasiswa) yang merupakan tabungan untuk mahasiswa perguruan tinggi yang bekerja sama dengan BNI dengan fungsi spesifiknya untuk membayar SPP ataupun keperluan perkuliahan lain, BNI Tapenas yang diperuntukkan untuk memudahkan perencanaan masa depan (sipanan berjangka untuk perencanaan keuangan), BNI Taplus Anak, BNI Giro yang merupakan produk tabungan sebagai sarana transaksi giro, BNI Dollar sebagai produk tabungan dalam mata uang asing dan nilai tukar yang lebih stabil dan aman, serta produk-produk lainnya yang dapat Anda ketahui lebih dalam terkait fungsi dan persyaratannya melalui situs Perusahaan.

    Keluhan, Pujian, ataupun Saran untuk BNI

    Apakah Anda pernah menjadi nasabah Bank BNI? Apakah Anda puas dengan kualitas dan fitur yang disediakannya? Dengan pengalaman yang Anda miliki, apakah Anda tertarik untuk kembali menjadi nasabah atau bahkan menggunakan produk lain pada yang sama? Sebarkan pengalaman, review, ataupun keluhan yang Anda miliki setelah menjadi nasabah Bank BNI dan bantu ciptakan kondisi perbankan yang lebih baik dalam membangun perekonomian Indonesia secara keseluruhan!

    BNI (Bank Negara Indonesia)
    Review, keluhan, dan pengalaman pelanggan (3)

    2.2
    33% Akan membeli di sini lagi!
    Pemesanan
    rating
    2
    Layanan
    rating
    2.6
    Harga
    rating
    2
    Pengiriman
    rating
    2

    Semua review

    baca independen review, pengalam pelanggan, masukan dan keluhan disini! Kenali toko terbaik tempat memesan (online) Anda. Semua orang sekarang memutuskan toko mana yang layak dan mana yang tidak!

    Pelayanannya lambat dan birokratis

    Negatif.
    Pelayanannya lambat dan prosedurnya birokratis.
    Kartu ATM saya habis masa berlakunya. Di bank lain (C*MB, DB*), kalau kartu habis masa berlaku, otomatis langsung dikirim ke rumah. Di BNI, customer harus datang ke bank, bawa buku tabungan, kartu ATM lama, dan KTP. Kalau buku tabungan lupa, harus ke kantor polisi atau ke cabang pembuka.
    Selain itu, kalau kita datang jam istirahat, CSnya juga istirahat. Saya pernah datang ke kantor cabang di area gajah mada, ketapang dan sekitarnya. Dari 4 kantor yang saya datangi, di 3 kantor CSnya makan siang. Kita musti nunggu lama sekali.

    Oleh: Mey 14-02-2020
    Pemesanan
    rating
    Layanan
    rating
    Harga
    rating
    Pengiriman
    rating
    Akan membeli di sini lagi
    Tidak
    2
    rating

    cs bank bni

    saya td pagi klaim full saldo simponi. csnya ramah tetapi says merasa terintimidasi. stlh melihat saldo saya dia minta saya utk buka rek bni dg dalih, klaim saya bisa diproses Hari itu.
    jika ditransfer ke rek bank lain hrs melalui kliring dari pusat dan bisa memakan waktu lama krn kemungkinan ada kendala dan masalah. saya Tanya kendalanya apa dia gak tahu cm jwb bhw itu kewenangan pusat.
    yg jd pertanyaan apakah mmg ini culture BNI menakut nakuti nasabah bank lain agar jd nasabah bni? kenapa kliring ke bank lain bisa ada kendala? saya pernah transfer antar bank non bni (kliring) gak Ada masalah dan csnya juga ngomongnya positif gak intimidatif.
    pengalaman tadi pagi ditambah pengalaman kurang menyenangkan orang lain saat klaim dplk simponi bikin saya waswas

    Oleh: cs pratiwi 30-01-2020
    Pemesanan
    rating
    Layanan
    rating
    Harga
    rating
    Pengiriman
    rating
    Akan membeli di sini lagi
    Tidak
    2.5
    rating

    Complain

    Negatif

    Oleh: Nurul Aisyah Fitriani 22-11-2019
    Pemesanan
    rating
    Layanan
    rating
    Harga
    rating
    Pengiriman
    rating
    Akan membeli di sini lagi
    Iya
    2
    rating

    Tulis review Anda sendiri tentang BNI (Bank Negara Indonesia)

    Review dari anda